Tag Archives: Ureter

Apakah itu ESWL ?

 

Apakah ESWL ?
ESWL atau Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy adalah metode non-operatif yang dapat memecahkan batu pada saluran kemih dengan mengkonsentrasikan gelombang kejut pada lokasi batu dari luar tubuh.

Cara Kerja ESWL
ESWL bekerja melalui gelombang kejut yang dihantarkan melalui cairan tubuh ke batu. Gelombang ini akan memecah batu menjadi ukuran yang lebih kecil sehingga diharapkan dapat keluar sendiri melalui air kemih. Gelombang yang dipakai berupa gelombang Ultrasonic. Metode ini tidak memerlukan tindakan operasi, hanya cukup  mendekatkan lithotripter pada permukaan tubuh sesuai dengan lokasi batu kemudian gelombang dihantarkan selama 20-30 menit.

Keuntungan ESWL
Tidak ada luka
Menghindari dilakukannya operasi terbuka yang lebih beresiko
Lebih aman, efektif dan nyaman dengan reaksi nyeri minimal
Biaya lebih murah dibanding operasi terbuka
Lamanya perawatan pendek atau tak perlu dirawat, dapat dilakukan one day care (tergantung kondisi pasien)
Pada residif dapat diulang lagi tanpa kesukaran
Dapat digunakan pada semua usia

Syarat Tepat Dilakukan ESWL
Ukuran batu antara 1-2 cm, atau 5-10 mm dengan gejala yang mengganggu.
Jenis batu yang mengandung kalsium atau asam urat lebih rapuh dan mudah dipecah.
Lokasi batu di ginjal atau ureter bagian proksimal dan medial.
Tidak adanya obstruksi ginjal
Kondisi kesehatan pasien memenuhi syarat

Prosedur Menjalani ESWL
Berkonsultasi dengan dokter spesialis Bedah Urologi, selanjutnya dokter akan menentukan pemeriksaan-pemeriksaan awal yang harus dijalani, seperti : pemeriksaan USG, radiologi lainnya  dan laboratorium.

Persiapan Sebelum Dilakukan ESWL
Serangkaian pemeriksaan laboratorium baik darah maupun urine untuk melihat fungsi ginjal, jenis batu, dan kesiapan fisik. Pemeriksaan yang paling penting adalah rontgen atau USG untuk menentukan lokasi batu dan kemungkinan jenisnya. ESWL dapat dilakukan kapan saja setelah semua pemeriksaan selesai dan memenuhi kriteria.
Pasien dimungkinkan harus meminum antibiotik untuk mencegah infeksi dan yang paling penting adalah hidrasi yang baik untuk memperlancar keluarnya batu yaitu minimal 2 liter air sehari.